Simpati, Empati & Perbedaanya



SOFTWARE ZAKAT BAROSOFT IZZAWEB – Simpati dan empati sebenernya memiliki kedekatan makna antara satu sama lain. Keduanya akan berarti penting bagi manusia dimana merupakan makhluk sosial. Di dalam menjalin suatu hubungan serta kedekatan dengan sesama, maka setiap orang juga perlu bersimpati serta berempati. Akan tetapi, kedua kata ini miliki makna yang berbeda meskipun juga sama-sama berkaitan dengan perasaan. Banyak juga yang keliru dengan memahami kedua maknanya dalam kehidupan sehari-hari.

 

Aplikasi Akuntansi Lazis

Jasa Pembuatan Aplikasi Zakat Donasi

 

Simpati sendiri sering digunakan dalam menggambarkan untuk berbagi rasa sakit serta emosional seseorang. Saat sedang merasa kasihan pada seseorang, maka akan merasakan simpati. Bentuk dari simpati ialah merasa sedih Ketika mereka mengalami kemalangan. Perasaan ini bisa terjadi terhadap individu atau kelompok. Pada intinya rasa simpati melibatkan suatu tingkat penilaian atau evaluasi. Simpatisan berasumsi bahwa mereka tahu apa yang mungkin dirasakan orang lain, dan kemudian memperluas pengalaman emosional itu dengan rasa kasihan

Bila dibandingkan dengan rasa kasihan, maka simpati akan menyiratkan rasa kesamaan yang akan lebih besar bersama dengan keterlibatan pribadi yang lebih mendalam. Namun, simpati juga tidak sama seperti empati, yang tidak melibatkan perspektif bersama atau bisa dikatakan emosi bersama, serta meskipun ekspresi wajah simpati menunjukkan kepedulian dan perhatian, mereka tidak menunjukkan kesusahan bersama.

Simpati dan empati jelas bedanya. Simpati hanya perasan welas asih, kasian, ikut bersedih atas penderitaan yang menimpa orang lain. Tetapi empati lebih tinggi dari itu, ia bisa merasakan apa yang dirasakan orang lain lalu mengandaikan dirinya jika diposisi orang yang sedang mengalami penderitaan. Hal tersebut tertuang dalam firman Allah yang berbunyi :

لا يؤمن أحدكم حتى يحب لأخيه ما يحب لنفسه

Artinya : “Tak sempurna iman seseorang hingga ia mencintai saudara seimannya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.”

Makna empati adalah Ketika dapat memposisikan diri pada orang tersebut, melihat dari sudut pandang orang tersebut, sehingga kita dapat memahami apa yang dirasakan orang lain. Misalnya, Ketika pernah menjadi korban bullying, maka akan tahu betul seperti apa rasanya menjadi tokoh tersebut. Merasa tidak berdaya dan tidak berarti. Oleh karena itu, diri kita akan mengerahkan upaya untuk membantu meringankan beban orang-orang yang menjadi korban bully.

 

Aplikasi Akuntansi Lazis

Jasa Pembuatan Aplikasi Zakat Donasi

Umumnya, perasaan empati dirasakan oleh orang-orang yang pernah mengalami kejadian serupa. Sehingga dengan inisiatif sendiri, mereka pun akan mencoba membantu sebisa mungkin. Misalnya dengan menyantuni anak yatim. Sedangkan kalau hanya merasa simpati, perasaan tersebut hanya muncul di saat kita mengetahui kejadian itu saja.

Related Posts

Home
WA Admin
Paket