Bagaimana Penyakit ‘Ain itu?



SOFTWARE ZAKAT BAROSOST – Penyakit ain masih menjadi pembahasan yang menarik di kalangan masyarakat. Hal tersebut dikarenakan penyakit ini dapat menyerang siapa saja secara tiba-tiba. Dalam ajaran agama Islam, penyakit ain sudah tidak asing lagi. Karena sudah dijelaskan dalam sebuah hadist yang artinya: “Ain itu nyata (Haq), kalau saja ada sesuatu yang mendahului takdir, niscaya ‘ain akan mendahuluinya” (HR Muslim).

Aplikasi Akuntansi Lembaga Zakat

Software Zakat Akuntansi

‘Ain terjadi karena adanya hasad (iri; dengki) terhadap nikmat yang ada pada orang lain. Orang yang memiliki hasad terhadap orang lain, lalu memandang orang tersebut dengan pandangan penuh rasa hasad, ini bisa menyebabkan penyakit ‘ain. Al Lajnah Ad Daimah menjelaskan:

وقد أمر الله نبيَّه محمَّداً صلى الله عليه وسلم بالاستعاذة من الحاسد ، فقال تعالى : ومن شر حاسد إذا حسد ، فكل عائن حاسد وليس كل حاسد عائنا

“Allah Ta’ala memerintahkan Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi Wasallam untuk meminta perlindungan dari orang yang hasad. Dalam Al Qur’an: ” … dan dari keburukan orang yang hasad” (QS. Al Falaq: 5). Maka setiap orang yang menyebabkan penyakit ain mereka adalah orang yang hasad, namun tidak semua orang yang hasad itu menimbulkan ‘ain” (Fatawa Al Lajnah Ad Daimah, 1/271).

Dari situlah para ulama menyimpulkan bahwa ain adalah penyakit non medis yang timbul karena pandangan kagum atau takjub disertai dengan rasa iri dengki dari seseorang yang sebenarnya memiliki tabiat buruk dan mengakibatkan adanya bahaya pada orang yang dilihatnya. Ain juga diartikan sebagai pandangan terhadap sesuatu rasa kagum terhadap yang dilihatnya atau rasa dengki tanpa berdzikir kepada Allah. Dari penjelasan di atas, menurut pandangan Islam penyakit ain dapat dibagi menjadi dua jenis yaitu:

  1. Pandangan dari orang yang sebenarnya memiliki tabiat buruk yang dalam hatinya terdapat rasa hasud, dengki, dan ingin mencelakai terhadap orang yang dipandangnya.
  2. Pandangan kekaguman atau ketakjuban dari orang yang tidak senang sehingga timbul rasa dengki, tetapi kekaguman tersebut tidak disertai dengan berdzikir pada Allah SWT.

Selain itu, penyakit ain juga dijelaskan dalam Al-Quran surah Al-Qalam ayat 51 yang artinya: “Dan sesungguhnya orang-orang kafir itu hampir menggelincirkan kamu dengan pandangan mereka, tatkala mereka mendengarkan Al-Qur’an dan mereka berkata: ‘Sesungguhnya ia (Muhammad) benar-benar orang yang gila’.” 

Jasa Pembuatan Aplikasi Akuntansi Dana

Aplikasi Zakat

Efek dari pandangan ain ini dapat bermacam-macam, ada yang bisa membuat orang yang dipandang celaka, sakit, atau bahkan bisa sampai menyebabkan kematian. Sehingga penyakit ini digolongkan sebagai penyakit yang tidak dapat dideteksi medis dan berbahaya karena pada dasarnya semua orang memiliki kekuatan tertentu dalam pandangannya. Sadar atau tidak, dalam menjalani kehidupan di dunia ini tak semua orang akan menyukai kita. Rasa tidak senang itulah yang kemudian menimbulkan ain. Wallahualam,semoga kita semua dapat terhindar dari penyakit Ain.

Related Posts

Home
WA Admin
Paket